Pelatihan Metode Tabarak Level 1 (Part 1)

Bismillahirohmanirohim 

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Kita mencatat ilmu agar tidak lupa, dan membaginya agar lebih berkah syukur-syukur jadi amal jariyah. 
Apa yang saya catat disini adalah penjelasan dari yang tercantum di selebaran yang diperbolehkan Syaikh Kamil untuk disebarkan.

Diawal pelatihan kami diberikan handout slide dan selebaran dari Syaikh Kamil. Setiap akan memulai halaqoh, Syaikh mengajak kita membaca Al Fatihah dengan cara talaqi dari Syaikh. Ini untuk halaqoh dengan Syaikh Kamil, baik di kelas pelatihan maupun di Masjid Al Akbar. Dan ini juga diterapkan disemua halaqoh tahfidz dengan metode Tabarok.

Salah satu koreksi beliau saat di kelas saya adalah bacaan Ro, bibir tidak maju jika masih maju maka bacaan kurang tepat. Ini adalah kesalahan yang umumnya terjadi. Makhrojul huruf ini penting diperhatikan. 
Dari sini saya jadi paham mengapa cara mengajarkan Al Qur’an yang utama adalah dengan cara talaqi dari orang baik bacaan. Namun yang ada sekarang kebanyakan guru hanya mengajari sebentar selanjutnya murid-murid diminta membaca bukunya sendiri. Yang ini berlaku untuk segala macam ilmu pengetahuan.

QS Al-‘Isrā’:106 – Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.

Dari ayat diatas jelas darimana perintah talaqi itu ya…

QS An-Naĥl:78 – Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

Dari ayat diatas kita bisa tahu mengapa metode talaqi ini cocok untuk balita. Saat kita men-talaqi anak-anak mereka menggunakan pendengaran mereka untuk merekam bacaan kita baca dan menggunakan penglihatan mereka untuk memperhatikan mulut kita, cara kita membaca. Kemudian menggunakan hati, Syaikh Kamil menjelaskan, saat di Masjid Al Akbar, ketika kita mempelajari Al Qur’an kita tidak lagi menjadi subjek tapi objek belajar. Al Qur’an yang menuntun kita. Maka jangan bingung atau gelisah ketika diawala kelas menghafal Al Qur’an ada murid yang belum berperilaku, berpenampilan sesuai dengan tuntunan karena insyaAllah hidayah itu datang sejalan mereka mempelajari Al Qur’an.

Slogan dari metode Tabarak adalah “dengan Al Qur’an hidup pasti indah, baik dan bahagia” Syaikh Kamil menjelaskan slogan ini di dapat dari Al Qur’an dan Hadist.

QS Al-‘Anfāl:24 – Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

Seruan yang dimaksud disini adalah seruan mempelajari Al Qur’an.

Ini selengkapnya selebaran dari Syaikh Kamil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s