Harmonisasi Pasutri

Menikah itu adalah ibadah

Jika bahagia maka disyukuri

Jika penuh tantangan hadapi bersama dengan kesabaran

Ini adalah kalimat yang kami ingat pada seminar Harmonisasi Pasutri bersama Ustadz Bendri Jaisyurrahman. Tiba-tiba jadi inget Buku Duo Sabar Syukur hehe emang bab ini ada disepanjang kita hidup dah 

Kali ini suami saya yang mengikuti seminar full dari jam 08.00 – 15.00 wib. Saya menemani anak saya di kids corner yang ternayata masyaAllah banyak sekali kegiatan disana, pantas saja selama ini anak dan suami saya anteng di kids corner kalau saya lagi ada seminar. Kayaknya setelah ini saya nggak perlu deg-deg an dan khawatir berlebihan klo mereka di kids corner hehe

Kalau selama ini kami belajar bagaimana cara mengasuh anak bagaimana cara memahami anak, kali ini kami memilih untuk belajar

Bagaimana mengasuh dan merawat pernikahan kami serta memahami satu sama lain

Dan benarlah ketika murid siap, guru datang. Ustadz Bendri Jaisyurrahman kebetulan ada agenda kajian yg diadakan Fatma Warta. 

Mengapa kami merasa perlu belajar tentang Harmonisasi Pasutri ini? Apa ada masalah? Sebenernya kita kalau belajar jangan nunggu ada masalah dulu ya. Cukup pemadam kebakaran saja yang bertindak jika sudah ada masalah karena memang itu tugas mereka. Tapi kalau untuk keluarga harus dipersiapkan terus menerus. 

Ustadz Bendri menjelaskan, perceraian terjadi kadang kala bukan karena pelakor atau orang ketiga namun adanya dosa yang diteruskan. Itulah mengapa kita harus senantiasa belajar mengharmonisasikan jalan kita dengan pasangan. Agar jika ada dosa-dosa yang kita lakukan atau pasangan kita lakukan segera diperbaiki bersama-sama. 

Nikah adalah ibadah, senang disyukuri, susah disabari. Karena menikah itu mencari teman ke surga. 

Nah gimana caranya mengingatkan? 

Ustadz Bendri menyampaikan, caranya sebutkan kebaikan-kabaikan pasangan maka dengan sendirinya pasangan akan mengoreksi diri sendiri, apa ya yang kurang dari saya. Sebaliknya jika kita mengkritik terus pasangan akan merasa terganggu. 

Disampaikan juga bahwa pernikahan itu seharusnya tidak hanya halal namun juga thoyib. Ketika hal yang halal namun tidak baik maka akan menimbulkan kesedihan. 

Dan bagi laki-laki sepuluh kata itu terlalu banyak sedangkan seorang wanita butuh banyam kata untuk mengekspresikan dirinya. Itulah perbedaan laki-laki dan wanita. Hal sepele yang kadang membuat permasalahan. 

Sudut pandang wanita itu 180 derajat sehingga seorang wanita bisa melihat satu hal dengan pandangan yang luas. Sedangkan sudut pandang laki-laki itu lurus tapi jauh ke depan. 

Di Al Quran disebutkan istri ibarat ladang maka bercocok tanamlah disana. Nah untuk menghasilkan hasil yang baik maka tugas suami adalah merawat istri nya dengan baik agar bisa menghasilkan anak yang baik. Jika suami di ibarat kan gas oksigen di pesawat maka dia harua diberikan dulu kepada istri nya baru kepada anaknya. Jadi bapak-bapak sebelum menanyakan kabar anak, tanyakan dulu kabar ibunya hehehe

Perbedaan-perbedaan seperti bisa menjadi kendala namun juga bisa menjadi kekuatan sinergi satu sama lain. Ini yang perlu dilatih dipelajari terus menerus. 

By the way, seminar ini diadakan saat long weekend temen-temen dan ternyata liburan sambil datang k seminar apalagi temanya seperti ini itu seruuu banget. Romantis itu ketika kita belajar bareng saling memperbaiki diri bareng demi merawat pernikahan kita.

Oiya ada catatan penting juga, jika kita ingin memiliki kedekatan hati dengan pasangan (suami/istri) maka dekatilah sang pembolak balik hati. Yaitu Allah. 

Alhamdulilah di titik ini, kami tidak hanya berpikir lagi “bagaimana anakku” namun juga “bagaimana pernikahanku?”. 

Semoga semakin banyak kajian dengan tema seperti ini. Dan semakin banyak teman-teman yang ikut merawat pernikahannya dengan lebih baik. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s