Anak-anak dan Fitrah nya


Pernah melihat tunas yang tumbuh dilingkungan yang penuh polusi

Kering, layu, dan kemudian mati

Anak-anak terlahir dengan fitrah hati yang bersih

Untuk itulah aku berkewajiban menjaga kebersihan hati

Dari setitik debu yang berterbangan

Agar aku tidak menjadi polusi di udara tempat dia bernafas

Advertisements

Mendidik Sesuai Tahapan Usia

 

Ketika itu Rasulullah sujud lebih lama dari biasanya

Rupanya Hasan dan Husain kecil sedang bermain di punggung kakeknya yang sedang sholat

Beranjak dewasa Hasan dan Husain dieknal sebagai Pemuda-pemuda yang mencintai sujud

Bisa saji kejadian ketika mereka kecil bermain-main dipunggung kakeknya yang sholat menumbuhkan kecintaan nya kepada sholat

Bahwa sholat adalah hal yang menyenangkan, indah

Kenangan ini yang melekat pada mereka

_______

Seorang Ibu mengeluh anaknya sulit disuruh sholat padahal usianya sudah 10thn

Apa nggak pernah diajari Bu?

O sudah, sejak usia 3thn saya beri mukena, klo nggak sholat saya marahi, saya pukul klo perlu

_____

Ayah Bunda, coba kita pikirkan

Karena kita cinta pada seseorang maka apapun kita lakukan

Karena cinta kepada Allah maka segala perintah akan dilaksanakan

Dan jika kecintaan ini tidak ditumbuhkan terlebih dahulu karena kita terburu-buru mengajarkan syariat maka akan timbul generasi yang menjalankan syariat jika diawasi saja, jika dimarahi, ketika dia bebas sendiri libur syariatnya

Inside-out bukan Outside-in

_____

Mengembangkan fitrah keimanan anak sesuai dengan usianya

Dibawah 6 tahun ajarkan dengan keteladanan karena mereka peniru ulung

Timbulkan imaji2 yang membahagiakan tentang Allah, Ibadah, dan Islam

Agar Anak Mencintai Masjid (Bagian 1)

‚ÄčKali ini saya menulis review Buku Mendidik Anak Laki-Laki yang ditulis Dr.Khalid Ahmad Asy Syantut Pasal III tentang menjadikan Anak Cinta Masjid

Sedikit cerita tentang buku ini, buku aslinya berjudul Tarbiyatusy Syabab Al-Muslim lil Aba wad Du’at, lalu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Aqwam. Salah satu buku yang aku baca lagi dan lagi.

Dalam bab ini Dr Khalid Ahmad Asy Syantut juga menjelaskan mengenai fitrah anak. Rupanya pendidikan berbasis fitrah ini sudah lama dikaji. Beliau menjelaskan bilamana keluarga menerima anak sesuai fitrah. Selanjutnya keluargalah memperkokoh atau justru membuatnya menyimpang. Ditengah-tengah keluarga mereka mempelajari sifat-sifat. Kemudian agar fitrah tumbuh dan berkembang secara sempurna maka diperlukan fasilitas yg mendukung pertumbuhan Ruhani, sosial dan fisik disinalah masjid sebagai lembaga pendidikan berperan.

Ada dua poin yang dibahas di bab ini yang pertama yaitu pemberdayaan masjid yang tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah namun juga sebagai lembaga pendidikan anak.
Yang kedua cara menjadikan anak cinta kepada masjid sesuai dengan tahap perkembangannya.

Masjid dan Anak Usia Pra-Sekolah

Inilah indahnya mengkaji Islam, banyak kisah didalamnya. Iya, kisah keteladan Rasulullah dan para sahabat.

Abu Qatadah meriwayatkan, suatu ketika Rasulullah menggendong Umamah binti Zainab binti Rasulullah, Putri Abu Ash bin Rabi. Saat bangun beliau menggendongnya dan saat sujud beliau meletakkan nya.

Dalam riwayat Anas bin Malik, Nabi bersabda, “Suatu ketika aku memulai shalat, aku bermaksud memperlama sholat tersebut, lalu aku mendengar tangisan anak, aku pun mempersingkat shalatku karena aku tahu ibunya sangat sedih karena tangisan anak itu”

Beberapa kisah hubungan anak-anak sebelum usia tamyiz dengan masjid di masa Rasulullah.
Jadi sungguh tidak tepat jika orang tua yang melarang anak-anak masuk ke masjid apalagi memarahi mereka.

Rasulullah mengajarkan kita untuk menumbuhkan rasa cinta kepada masjid kepada anak-anak sejak dini sesuai dengan tahapan usianya.

Penulis menjelaskan, ketika usia empat tahun anak sudah bisa menjaga kebersihan maka sudah bisa diajak rutin berjamaah di masjid oleh ayahnya.

Ada beberapa cara Agar Anak Cinta Masjid dalam bab ini

1. Anak melihat langsung teladan baik.
2. Keluarga memberitahu keutamaan masjid, khususnya ibu, bahwa masjid rumah Allah dan kesucian masjid.
3. Mengajak anak ke masjid.
4. Imam atau petugas masjid menyambut si anak dengan senyuman sebagaimana menyambut jamaah dewasa lainnya.

Ada 3 tips lainnya yang akan dibahas di tulisan berikutnya. Agar Anak Cinta Masjid untuk usia 7-12 tahun yang disebut Dr. Khalid Ahmad Asy Syantut sebagai masa kanak-kanak yang tenang.