Menjadi Ibu yang Luar Biasa?

Alih-alih menjadi ibu yang luar biasa teryata dia hanya mengejar obsesi eksistensi diri dan menjadikan keluarganya budak dalam roda kehidupannya yang penuh ambisi

Seakan lemah lelah tapi ternyata dia hanya seorang pemalas dan pemarah yang sungguh tidak tahu malu

Dia adalah generasi penonton Cinderella, seorang gadis yang hidup sederhana seketika berubah menjadi serba ada. Ah dia salah mengambil pesan dalam sebuah kisah

Bersembunyi dibalik topeng pengorbanan tapi ternyata dia hanya menyajikan pencitraan-pencitraan di dunia maya

Kehidupannya sekarang hanya berada pada sebuah kotak elektronik bernama handphone 

Hah pantas saja dia merasa tersulut api ketika ditegur terlalu banyak bercengkrama dengan benda kotak itu, dirinya sudah terjebak dalam gelimang apresiasi yang berbalut pencintraan

Dia salah memahami arti dari sebuah keberdayaan seorang ibu. Bukan dia yang eksis di dunia maya tapi remuk di dunia nyata

Karena sejatinya kita ini manusia bukan kode-kode dalam kotak elektronik

Merasa lelah? Paksakan sedikit kalaupun habis sudah dayamu, semoga kau mati dalam keadaan sebaik-baiknya mati. Karena sudah mempersembahkan yang terbaik bagi keluarga. Bukan setumpuk keluh kesah sampah

Kau, ibu muda, tak terbiasa dengan kata-kata tajam mengiris daun telingamu? menyayat hatimu? Memeras air matamu? Maka jangan kau mengaku sebagai ibu yang hebat

Kau tak terima dengan semua yang disampaikan ini? Maka bangkit! Berubah! Bergerak!

Sungguh tidak ada gunanya kau bersembunyi dibalik ilmu-ilmu parenting sebagai alat untug menuntut kesalahan pola asuh orang tuamu. Untuk apa? Kita tak bisa merubah masa lalu? Kau tahu itu bukan, wahai ibu-ibu muda terdidik nan cerdas

Perubahan itu perlu keringat, keringat yang nyata bukan tulisan-tulisan saja di deretan media sosialmu

Sekarang tidurlah, percayalah esok kau adalah ibu muda baru yang sungguh-sungguh berbeda

Setiap ucapanmu adalah kebaikan. Lelahmu adalah tumpukan amal, karena tak satupun aktivitasmu yang terlepas dari dzikir. Ah indahnya

Percayalah😊

(Prosa: Menjadi Ibu yang Luar Biasa?, by Liya Dewi 2018)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s