Death Cure

Gimana ya klo Ibu-ibu bikin review film? 

Silahkan simak tulisan ini, kamu akan dapat jawabannya.

Death Cure adalah sekuel terakhir dari film Maze Runner. Film dengan tema zombi adalah film yang nggak banget buat aku. Aku sama sekali nggak pernah mau nonton tapi entag kenapa sekuel Maze Runner ini terasa beda. Sebagai Ibu aku merasa menemukan insight learning yang luar byasa.

Thomas tokoh utama film ini yang berusaha menyelamatkan teman-temannya dari tembok besar WKCD pada akhirnya kembali lagi kesana untuk menyelamatkan Minho temannya yang dijadikan alat percobaan pembuatan obat dsri Virus yang mematikan. 

Aku langsung terbayang gimana perjalananku belajar ilmu parenting, mulai dari awal dulu tahu apa itu innerchild, yang membuat aku marah pada masa kecilku, merasa salah asuhan, tapi saat aku lemah pada akhirnya akupun meminta petuah orang tuaku. Seberapun kita lari akhirnya kita pun akan kembali pulang. 

Setelah pelarian yang jauh, korban berjatuhan, dan sahabatnya Newt pun meninggal karena virus yang bisa membuat orang menjadi zombi itu. Akhirnya dapat ditemukan Oleh Teresa obat dari penyakit itu ada di dalam darah Thomas itu sendiri. 

Setelah merasa ada yang salah dengan pola pengasuhanku di masa kecil, aku mencari tahu ilmu parenting lebih jauh lagi. Selama 4 tahun ini yang aku pelajari ilmu psikologi, parenting nabawiyah, fitrag based eduation, neuro linguistik program, neuroparenting. Pada akhirnya aku menyadari semua ilmu itu adalah jalan untuk menemukan parenting yang terbaik yang ada dalam diriku sendiri. Karena setiap Ibu sudah terinstall kemampuan mengasuh anaknya. Dan ilmu ini tidak akan tertukar.

Peperangan di kota terus berlanjut. Perang merebutkan kekuasaan antara kubu penguasa kota dan pemberontak. Hingga akhirnya seluruh kota hancur.

Benarlah ketika sudah hawa nafsu yang berbicara, bukan hati nurani maka yang ada hanyalah kehancuran dan tak ada sisa tak ada yang menang ataupun kalah, hanyak kita yang sama sakit, sama hancur. Seperti juga membina keluarga ini. Karena membina keluarga bukan tentang menang atau kalah tapi saling mengerti. 

Thomas berusaha menyelamatkam dunia dengan menyelamatkan teman-temannya dsri WKCD tapi akhirnya dia kembali juga ke WKCD. Teresa berusaha menyelamatkan dunia dengan membuat obat dengan bahan percobaan teman-temannya, sehingga mereka tersiksa secara psikologis dan fisik. Namun pada akhirnya yang mengikuti hati nurani lah yang bertahan menuju kehidupan yang lebih. Sorry klo ini spoiler banget ya. Menurut sudut pandang aku Thomas bisa berhasil sampai ke titik terkahir karena mengikuti hati nurani, memanusiakan manusia. 

Fitrah, ita ketika kita menjaga fitrah kita dengan baik. Maka hati ini akan menuntun kita kejalan yang baik bukan hanya untuk kita tapi untuk orang-orang disekitar kita. 

Tapi jika dipikir lagi mana jalan yang benar apakah jalan yang diambil Thomas atau Teresa? Keduanya tidak ada yang salah atau benar, keduanya adalah jalan yang harus dijalani. Seperti pada tulisan surat Newt untuk Thomas. Katanya meski jalan ini panjang menyakitkan, tapi dia pun tidak akan berharap dihidupkan kembali dalam keadaan yang lebih baik, dia memilih untuk tetap menjalani kehidupan yang sama. Karrna perjalanan ini tang membuat hidupnya berarti.

Pada akhirnya ilmu parenting mana yang salah dan yang benar untuk diterapkan di keluarga kita? Kita tidak pernah tahu, yang bisa kita lakukan adalah menjalaninya dengan sebaik mungkin. Ikhlas menerima masa lalu dimana didalamnya ada kebahagiaan dan juga kesedihan. Karena keduanya yang membentuk diri kita pada hari ini.

Death Cure. Hidup ini seperti pencarian obat yang paling pas untuk kita. Kita cari dengan berlari dalam labirin, meghindari sosok yang berusaha menyakiti kita. Yang kita cari kesana kemari akhirnya kita temukan dalam diri kita. 

Yang kita minum obatnya tiap hari tapi kadang kita sakit juga. 

Lalu putus asa?

Jangan

Karena Allah tidak menyuruh kita menjadi seorang Pemenang, tapi menjadi seseorang muslim yang kelak sampai akhir hayat tetap berada di jalan-Nya.

Itu saja. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s