Sosialisasi pada Anak Usia Dini

“Anak usia dini sebenarnya belum memerlukan sosialisasi”, kalimat ini menjadi mudah disetujui banyak orang karena dilontarkan seorang ahli dengan berbagai macam research tapi tidak mudah bagi saya untuk memahami karena banyaknya sudut pandangan tentang makna “sosialisasi”.

Sebenarnya apa sih sosialisasi ini?
Satu topik menarik di kelas homeschooling yang menjawab kebingungan saya selama ini. 
Ternyata ada tiga makna sosialisasi

1. Penanaman Nilai
Sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. ( https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sosialisasi)

Contohnya menanamkan nilai-nilai adab kepada anak.

2. Keterampilan sosial
Sosialisasi dapat katakan bahwa sosialisasi merupakan proses dimana seseorang mempelajari pola-pola hidup dalam masyarakat sesuai dengan nilai nilai, norma dan kebiasaan yang berlaku untuk berkembang sebagai anggota masyarakat dan sebagai individu. (http://hariannetral.com/2015/06/pengertian-sosialisasi-dan-tujuan-sosialiasi-menurut-ahli.html)

Contohnya kemampuan berempati, menyatakan pendapat, menangani perbedaan pendapat dengan orang lain.

3. Pergaulan dengan teman sebaya
Nah yang ketiga ini adalah pengertian sosialisasi yang biasanya ada pada benak masyarakat. Padahal makna sosialisasi itu sendiri lebih luas daripada ini seperti yang dijelaskan di atas.

Dan rupanya ini yang dikatakan belum perlu didapatkan oleh anak usia dini.

Pada anak usia dini dia berada pada fase mencontoh sehingga yang diperlukan anak-anak adalah sosialisasi dalam arti penanaman nilai. Nilai-nilai yang ditanamkan adalah nilai-nilai kebaikan dan adab dari orang tua kepada anak melalui keteladanan sehari-hari.

Sering kali pada fase ini anak tiba-tiba mencontoh perilaku buruk temannya karena yang tertanam adalah nilai-nilai buruk dari temannya.

Sumber gambar : Google

Barulah saya paham kenapa pada anak usia dunia sebaiknya bersekolah bersama orang tua dan berada di lingkungan yang kondusif karena pentingnya penanaman nilai-nilai kebaikan terlebih lagi nilai keislaman.

Advertisements

One thought on “Sosialisasi pada Anak Usia Dini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s