Agar Anak Mencintai Masjid (Bagian 1)

Kali ini saya menulis review Buku Mendidik Anak Laki-Laki yang ditulis Dr.Khalid Ahmad Asy Syantut Pasal III tentang menjadikan Anak Cinta Masjid

Sedikit cerita tentang buku ini, buku aslinya berjudul Tarbiyatusy Syabab Al-Muslim lil Aba wad Du’at, lalu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Aqwam. Salah satu buku yang aku baca lagi dan lagi.

Dalam bab ini Dr Khalid Ahmad Asy Syantut juga menjelaskan mengenai fitrah anak. Rupanya pendidikan berbasis fitrah ini sudah lama dikaji. Beliau menjelaskan bilamana keluarga menerima anak sesuai fitrah. Selanjutnya keluargalah memperkokoh atau justru membuatnya menyimpang. Ditengah-tengah keluarga mereka mempelajari sifat-sifat. Kemudian agar fitrah tumbuh dan berkembang secara sempurna maka diperlukan fasilitas yg mendukung pertumbuhan Ruhani, sosial dan fisik disinalah masjid sebagai lembaga pendidikan berperan.

Ada dua poin yang dibahas di bab ini yang pertama yaitu pemberdayaan masjid yang tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah namun juga sebagai lembaga pendidikan anak.
Yang kedua cara menjadikan anak cinta kepada masjid sesuai dengan tahap perkembangannya.

Masjid dan Anak Usia Pra-Sekolah

Inilah indahnya mengkaji Islam, banyak kisah didalamnya. Iya, kisah keteladan Rasulullah dan para sahabat.

Abu Qatadah meriwayatkan, suatu ketika Rasulullah menggendong Umamah binti Zainab binti Rasulullah, Putri Abu Ash bin Rabi. Saat bangun beliau menggendongnya dan saat sujud beliau meletakkan nya.

Dalam riwayat Anas bin Malik, Nabi bersabda, “Suatu ketika aku memulai shalat, aku bermaksud memperlama sholat tersebut, lalu aku mendengar tangisan anak, aku pun mempersingkat shalatku karena aku tahu ibunya sangat sedih karena tangisan anak itu”

Beberapa kisah hubungan anak-anak sebelum usia tamyiz dengan masjid di masa Rasulullah.
Jadi sungguh tidak tepat jika orang tua yang melarang anak-anak masuk ke masjid apalagi memarahi mereka.

Rasulullah mengajarkan kita untuk menumbuhkan rasa cinta kepada masjid kepada anak-anak sejak dini sesuai dengan tahapan usianya.

Penulis menjelaskan, ketika usia empat tahun anak sudah bisa menjaga kebersihan maka sudah bisa diajak rutin berjamaah di masjid oleh ayahnya.

Ada beberapa cara Agar Anak Cinta Masjid dalam bab ini

1. Anak melihat langsung teladan baik.
2. Keluarga memberitahu keutamaan masjid, khususnya ibu, bahwa masjid rumah Allah dan kesucian masjid.
3. Mengajak anak ke masjid.
4. Imam atau petugas masjid menyambut si anak dengan senyuman sebagaimana menyambut jamaah dewasa lainnya.

Ada 3 tips lainnya yang akan dibahas di tulisan berikutnya. Agar Anak Cinta Masjid untuk usia 7-12 tahun yang disebut Dr. Khalid Ahmad Asy Syantut sebagai masa kanak-kanak yang tenang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s