Senyummu Ibu

Lelahmu pagi ini Ibu belum juga habis karena kerja tak habis habis. Senyummu mengembang tipis Ibu karena sesungguhnya hatimu menangis.

Dia telah pergi Ibu. Puluhan tahun kenangan bersama tak mampu membuatnya kembali. Yang pergi takkan pernah kembali. Seakan setengah nyawa ini hilang entah kemana.

Lihat mataku dalam Ibu. Aku mengerti dan aku berharap senyum itu kembali.

Teruntuk Ibunda Murobi Tercinta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s