Masih disini

Waktu berjalan lebih cepat dari kedipan mataku. Dan saat mata ini terbuka. Idealisme dan kesempurnaan hilang entah kemana. Yang ada hanya sebuah realita dan pikiran praktis.
Aku mencoba berhenti sejenak dititik ini. Mengingat ingat arti kesempurnaan. Mencoba memahami apa itu idealisme. Ternyata mereka tidak sirna. Mereka masih disini, tepat dihati dimana aku sudah memupuknya sejak lama. Ingat hal yang sudah lama dipupuk susah hilang.
Mereka masih disini, hanya saja sudut pandangku tak mengarah pada mereka.
Malam perlahan lenyap dan pagi nanti aku berjanji. Kan kubuka sudut pandangku lebar-lebar.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s